English

Revolusi Internet

Kata orang Singapore tentang Indonesia

Written on November 25, 2008 – 5:18 am | by Moses |

Mungkin artikel berikut ini adalah artikel repost, sudah banyak orang yang pernah membacanya, dan tulisan berikut sudah banyak beredar di milis-milis. Saya sendiri mendapatkannya dari forum Kaskus. Tapi apa salahnya jika kita baca kembali, hanya sekadar mengingatkan bahwa betapa kaya dan besarnya bangsa kita.

Suatu pagi di bandar lampung, kami menjemput seseorang di bandara. Orang
itu sudah tua, kisaran 60 tahun. Sebut saja si bapak.

Si bapak adalah pengusaha asal singapura, dengan logat bicara gaya
melayu , english, (atau singlish?) beliau menceritakan pengalaman2
hidupnya kepada kami yang masih muda. Mulai dari pengalaman bisnis,
spiritual, keluarga, bahkan percintaan hehehe..

“Your country is so rich!”

Ah biasa banget kan denger kata2 begitu. Tapi tunggu dulu..

doesnt need d world, but d world need
“Everything can be found here in , u dont need d world”
“Mudah saja, paru2 dunia. Tebang saja hutan di Kalimantan,
dunia pasti kiamat. Dunia yang butuh !”

“Singapore is nothing, we cant be rich without . 500.000orang
berlibur ke singapura setiap bulan. bisa terbayang uang yang
masuk ke kami? apartemen2 dan condo terbaru kami yang membeli pun
orang2 , ga peduli harga yang selangit, laku keras. Lihatlah
rumah sakit kami, orang semua yang berobat.”

“Kalian tahu bagaimana kalapnya pemerintah kami ketika asap hutan
masuk? ya benar2 panik. sangat berasa, we are nothing.”

“Kalian ga tau kan klo agustus kemarin dunia krisis beras. termasuk di
singapura dan malaysia ? kalian di dengan mudah dapat beras”

“Lihatlah negara kalian, air bersih dimana2.. lihatlah negara kami,
air bersih pun kami beli dari malaysia . Saya pernah ke kalimantan,
bahkan pasir pun mengandung permata. Terlihat glitter kalo ada
matahari bersinar. Petani disana menjual Rp3000/kg ke sebuah pabrik
China. Dan si pabrik menjualnya kembali seharga Rp 30.000/kg. Saya
melihatnya sendiri”

“Kalian sadar tidak klo negara2 lain selalu takut meng-embargo
? Ya, karena negara kalian memiliki segalanya. Mereka takut
kalo kalian menjadi mandiri, makanya tidak di embargo. harusnya
KALIANLAH YANG MENG-EMBARGO DIRI KALIAN SENDIRI. Beli lah dari petani2
kita sendiri, beli lah tekstil garmen dari pabrik2 sendiri. Tak perlu
kalian impor klo bisa produksi sendiri.”

“Jika kalian bisa mandiri, bisa MENG-EMBARGO DIRI SENDIRI,
will rules the world..”

Baca juga yang ini

Share/Save/Bookmark

Post a Comment

  • :em63:
  • :em53:
  • :em68:
  • :em22:
  • :em51:
  • :em36:
  • :em34:
  • :em29:
  • :em24:
  • :em52:
  • :em59:
  • :em48:
  • :em56:
  • :em54:
  • :em39:
  • :em32:
  • :em58:
  • :em37:
  • :em69:
  • :em26:
  • :em45:
  • :em71:
  • :em43:
  • :em20:
  • :em47:
  • :em38:
  • :em30:
  • :em40:
  • :em65:
  • :em49:
  • :em21:
  • :em46:
  • :em25:
  • :em44:
  • :em23:
  • :em67:
  • :em35:
  • :em61:
  • :em31:
  • :em28:
  • :em66:
  • :em70:
  • :em41:
  • :em42:
  • :em60:
  • :em57:
  • :em27:
  • :em62:
  • :em72:
  • :Thum:
  • :em50:
  • :em55:
  • :em64:
  • :em33:
  • :em19:

About Me

Moses Deslan Purba, biasa dipanggil Moses. Seorang mahasiswa lulusan teknik Informatika ITS. Tertarik dengan dunia IT, Gadget, Blogging, Movie, Musik, Capoeira. More

Kirim pesan YM

Want to subscribe?

 Subscribe in a reader Or, subscribe via email:

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Find entries :